Gizi Ibu Hamil Investasi Kesehatan dan Kecerdasan si Kecil

Gizi Ibu Hamil Investasi Kesehatan dan Kecerdasan si Kecil

 

Nutrisi apa saja yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal si Kecil dalam rahim Ibu Gizi Ibu Hamil

Tidak diragukan lagi bahwa gizi ibu hamil penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, pernahkah Ibu merasa khawatir akan kebutuhan nutrisi si Kecil selama dalam kandungan telah terpenuhi dengan baik? Nutrisi apa saja yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal si Kecil dalam rahim Ibu?  Gizi Ibu Hamil

Gizi ibu hamil dalam kelompok makanan

Gizi ibu hamil dapat diperoleh dari beberapa kelompok makanan yang bervariasi, sehingga gizi Ibu dapat terpenuhi dengan optimal. Berikut ini adalah beberapa kelompok makanan sehari-hari.

Gizi Ibu Hamil

Karbohidrat dalam gizi ibu hamil

Sumber karbohidrat dalam gizi ibu dapat dijumpai dalam roti, oatmeals, nasi, atau berbagai pangan lain yang sejenis. Jumlah yang dianjurkan untuk kelompok karbohidrat adalah 6-11 porsi.  Gizi Ibu Hamil

 

Protein dalam gizi ibu hamil

Ahli nutrisi menganjurkan ibu hamil mengonsumsi 75 – 100 gram protein/hari untuk mendukung pertumbuhan jaringan janin, termasuk otaknya. Protein untuk ibu hamil membantu pertumbuhan jaringan payudara dan rahim semasa kehamilan serta berperan meningkatkan persediaan darah. Beberapa sumber protein yang dapat dikonsumsi ibu misalnya ikan atau seafood matang, hati, ayam, daging sapi, daging kambing, tahu, kacang-kacangan atau biji-bijian seperti kacang tanah, kacang panjang dan sebagainya.   Gizi Ibu Hamil

 

Produk susu dan olahannya dalam gizi ibu hamil

Sumber produk susu dan olahannya dapat ditemukan pada yogurt atau susu yang kaya akan vitamin dan mineral, termasuk kalsium. Kalsium membantu pengaturan cairan tubuh dan pertumbuhan tulang serta bakal gigi si Kecil. Beberapa sumber kalsium yang dianjurkan untuk dikonsumsi 3-4 porsi/hari misalnya keju, tahu, kol, telur, yogurt dan susu. Saat Ibu mengonsumsi susu, sebaiknya pastikan kandungannya telah dilengkapi atau difortifikasi dengan vitamin A, vitamin D.  Gizi Ibu Hamil

Tips memilih susu penuh gizi selama kehamilan:

  1. Pilihlah susu kehamilan yang mencukupi kebutuhan gizi si Kecil dan memiliki kandungan gizi ibu hamil yang lengkap, untuk kebaikan janin dan mama.
  2. Susu kehamilan yang baik mengandung energi tinggi (200 kalori/gelas), kandungan serat yang tinggi (4 g/gelas), DHA (32 mg/gelas), ALA/LA dan Kolin, 28 jenis vitamin dan mineral, serta vitamin B6 untuk mengurangi rasa mual.
    1. Umumnya ibu hamil mudah ‘eneg’ sehingga enggan minum susu. Hal ini dapat disiasati dengan mengonsumsi susu kehamilan yang memiliki rasa yang lebih lezat, seperti rasa coklat sehingga gizi ibu hamil terpenuhi tanpa rasa mual. Gizi Ibu Hamil

 

Buah-buahan dan sayuran dalam gizi ibu hamil

Sayur-mayur dan buah-buahan juga mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan bagi ibu hamil, misalnya zat besi, vitamin A, kalium dan natrium. Berikut ini beberapa kandungan zat dalam buah-buahan dan sayuran: Gizi Ibu Hamil

- Zat besi dalam gizi ibu hamil 
Zat besi bersama natrium, kalium serta air membantu meningkatkan volume darah dan mencegah anemia. Beberapa sumber zat besi diantaranya sayuran berdaun hijau, yang disajikan 2-3 porsi/ hari. Contoh bayam, kol hijau, selada, dan kol. Sumber zat besi juga terdapat pada roti, sereal dan oatmeal serta beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hitam. Walau demikian, Ibu perlu ingat bahwa saat mengolah sayur hijau yang kaya akan zat besi, sebaiknya tidak memasaknya terlalu lama karena kadar zat besi dalam bahan makanan dapat rusak. Gizi Ibu Hamil

- Asam folat dalam gizi ibu hamil 
Asam folat berperan penting dalam pembentukan sistem saraf pusat, termasuk otak, sehingga asupannya dapat mengurangi risiko kecacatan tabung saraf pada janin (Spina bifida). Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi 600-800 mikrogram asam folat. Sumber asam folatdapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau seperti kol hijau, bayam, selada, dan kol. Sedangkan dalam buah-buahan dapat ditemukan pada jeruk, stroberi, lemon, manga, tomat, dan melon. Selain itu, juga dapat ditemukan pada gandum dan kelompok makanan kacang-kacangan. Anjuran banyaknya konsumsi sayuran per hari sebanyak 2 porsi

- Vitamin C dalam gizi ibu hamil 
Buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin C dapat membantu penyembuhan luka, pertumbuhan gigi dan tulang serta meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh. Ibu tentu tidak asing lagi dengan buah-buahan yang kaya akan vitamin C seperti stroberi, lemon, mangga, tomat, melon, dan kentang yang dianjurkan dikonsumsi sebanyak 3 porsi dalam sehari

Sangat disarankan untuk coba mengkonsumsi Nutrisi Herbalife yang dibuat khusus secara alami Membantu Diet Alami

Paket D

Paket D

 

Paket cara cepat menurunkan berat badan min 11 kg dalam kurun waktu 1 bulan serta untuk kesehatan total tubuh anda. Yang terdiri dari :

Selain beberapa kelompok makanan yang penting dalam gizi Ibu hamil, jangan lupa untuk minum sedikitnya 8 gelas air sehari. Sambil memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayuran, oatmeal dan mengurangi konsumsi makanan berlemak. Cobalah untuk menerapkan pola makan sehat agar gizi Ibu hamil terpenuhi dan janin berkembang optimal.

Gizi dan Nutrisi Ibu Hamil


1759  121

 

Gizi dan Nutrisi ibu hamil merupakan hal penting yang harus dipenuhi selama kehamilan berlangsung.  Resiko akan kesehatan janin yang sedang dikandung dan ibu yang mengandung akan berkurang jika ibu hamil mendapatkan gizi dan nutrisi yang seimbang. Oleh karena itu, keluarga dan ibu hamil haruslah memperhatikan mengenai hal ini. Gizi atau nutrisi ibu hamil kondisinya sama saja dengan pengaturan gizi mengenai pola makan yang sehat. Cuman saja, ibu hamil harus lebih hati-hati dalam memilih makanan karena mengingat juga kesehatan janin yang sedang dikandungnya.

Bersama dengan usia kehamilan yang terus bertambah, makan bertambah pula kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil, khususnya ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua. Pada saat trimester kedua, janin tumbuh dengan sangat pesat, khususnya mengenai pertumbuhan otak berikut susunan syarafnya.

Nutrisi dan gizi yang baik ketika kehamilan berlangsung sangat membantu ibu hamil dan janin dalam menjalani hari-hari kehamilannya. Tentunya ibu hamil dan janin akan tetap sehat. Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi akan meningkat sepeti kebutuhan akan kalsium, zat besi serta asam folat. Ibu hamil haruslah di beri dorongan agar mengkonsumsi makanan yang baik nan bergizi, ditambah kontrol terhadap kenaian berat badannya selama kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang ideal berkisar antar 12-15 kilogram.

Agar perkembangan janin berjalan dengan baik, dan ibu hamil dapat menjalani hari-hari kehamilannya dengan sehat, makan konsumsi ibu hamil harus mengandung gizi sebagai berikut:

Kalori. Selama kehamilan konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang di dapat haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya. Baiknya, 55% kalori di peroleh dari umbi-umbian serta nasi sebagi sumber karbohidrat, lemak baik nabati maupun hewani sebanyak 35%, 10% dari protein dan sayuran serta buahan bisa melengkapi.

Asama Folat. Janin sangat membutuhkan asam folat dalam jumlah banyak guna pembentukan sel dan sistem syaraf. Selama trimester pertama janin akan membutuhkan tambahan asam folat sebanyak 400 mikrogram per harinya. Jika janin mengalami kekurangan akan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan dapat membuat janin terlahir dengan kelainan seperti mengalami anenchephaly (tanpa batok kepala), mengalami bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi dimana tulang belakang tidak tersambung). Asam folat yang bisa di dapat pada buah-buahan, beras merah dan sayuran hijau.

Protein. Selain menjadi sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel merupakan salah satu fungsi protein. Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.

Kalsium. Berfungsi dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan ada kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis. Kenapa hal ini bisa terjadi? karena jika ibu hamil tidak memiliki kalsium yang cukup, maka kebutuhan janin akan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Susu dan produk olahan lainnya merupakan sumber kalsium yang baik, selain kalsium, susu memiliki kandungan vitamin lain yang dibutuhkan ibu hamil, seerti vitamin A, Vitamin D, Vitamin B2 vitamin B3 dan vitamin C. Selain dari susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik juga.

Vitamin A. Sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Namun meskiun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan samapi berlebih dalam mengkonsumsinya, karena jika ibu hamil mengalami kelebihan vitamin A hal ini dapat membuat janin terganggu pertumbuhannya.

Zat Besi. Berfungsi di dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Zat besi akan diperlukan pada saat kehamilan memasuki usia 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg per harinya. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan.

Vitamin C. Tubuh ibu hamil memerlukan vitamin C guna menyerap zat besi. Selain itu vitamin C sangat baik guna kesehatan gusi dan gigi. Fungsi lain dari vitamin C adalah melindungi jaringan dari organ tubuh dari bberbagai macam kerusakan serta memberikan otak berupa sinyal kimia, hal terjadi karena vitamin C banyak mengandung antioksidan.

Vitamin D. Dapat meneyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Vitamin D dapat di dapat dari sumber makanan, susu, kuning telur atau hati ikan.

Jika ibu hamil tidak mengalami berbagai macam gejala seperti anemia, gusi berdarah dan gejala lainnya, maka ibu hamil tersebut dapat dikatakan telah mencukupi kebutuhan akan gizi dan nutrisinya. Hal yang lebih penting untuk mengecek kecukupan nutrisi selama kehamilan adalah tentunya melalui perkembangan berat badan selama kehamilan. Tentunya kenaikan berat badan berbeda-beda tiap bulannya. (Baca: Berat Badan Ideal Selama Kehamilan).

Namun bagaimana jika selama kehamilan ibu hamil mengalami kekurangan asupan gizi? maka hal ini bisa berdampak pada terjadinya bayi terlahir secara prematur, mengakibatkan keguguran, adanya kelainan bayi dalam sistem syarafnya, janin berkembang tidak normal, bahkan hingga menyebabkan kematian janin. Jadi, perhatikan betul mengenai asupan gizi selama kehamilan, yang perlu diingat, janganlah memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi karena kuantitas, tapi gizi yang berkualitas dengan komposisi yang berimbang dan cukup, itu yang terpenting.

Artikel Terkait :
Gejala Kolesterol

Diet Golongan Darah B

Tips diet Khusus untuk Golongan Darah AB

CARA DIET ALAMI SEHAT DAN CEPAT

Tips Cara Meninggikan Badan

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>